Tuesday, January 3, 2017

4 Cara Efektif Mendapatkan Ketosis

4 Cara Efektif Mendapatkan Ketosis
Ketosis merupakan proses metabolisme normal yang dapat menyediakan berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Selama ketosis terjadi, tubuh anda akan mengkonversi lemak menjadi senyawa yang dikenal sebagai “keton” dan mulai menggunakannya sebagai sumber utama dari energi.
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa diet ketosis bisa sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan, serta dapat membantu seseorang mengatasi diabetes tipe 2 dan gangguan neurologis.
Namun, mendapatkan ketosis tidak sesederhana yang diperkirakan karena akan membutuhkan usaha dan beberapa strategi. Dan berikut adalah 4 cara efektif untuk mendapatkan ketosis.

Kurangi Konsumsi Karbohidrat

Pola makan atau diet rendah karbohidrat merupakan faktor paling penting untuk mendapatkan ketosis. Secara normal, sel-sel anda menggunakan glukosa (atau gula) sebagai sumber utama bahan bakar. Namun, kebanyakan sel-sel anda juga bisa menggunakan sumber bahan bakar lainnya, salah satunya adalah asam lemak atau keton.
Diet Atkins merupakan diet yang ditujukan untuk mencapai ketosis, dimana menyarankan para pelaku diet tersebut untuk membatasi asupan karbohidrat hingga 20 gram atau kurang per harinya dalam dua minggu berturut-turut. Setelah itu, asupan karbohidrat dapat anda tambah secara perlahan dan berkala, selama ketosis masih bisa tetap berlangsung.
Pencapaian ketosis ini ditujukan bagi anda yang ingin menurunkan berat badan, mengatur kadar  gula darah atau mengurangi faktor resiko penyakit jantung.

Konsumsi Minyak Kelapa

Mengkonsumsi minyak kelapa juga dapat membantu anda mencapai ketosis. Minyak kelapa mengandung lemak yang disebut sebagai medium-chain triglycerides (MCTs). Berbeda dengan kebanyakan lemak, MCTs dapat diserap secara cepat dan dibawa langsung ke hati anda, dimana akan digunakan langsung untuk energi atau dirubah menjadi keton.
Nyatanya, sudah disarankan bahwa mengkonsumsi minyak kelapa merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan tingkat keton pada seseorang penderita penyakit Alzheimer dan gangguan sistem saraf lainnya. Meskipun minyak kelapa mengandung 4 tipe MCTs, 50% lemaknya berasal dari jenis yang dikenal sebagai asam laurat. Sementara beberapa penelitian menunjukkan bahwa sumber lemak dengan persentase tinggi dari asam laurat dapat memproduksi tingkat ketosis secara berkelanjutan.


Tingkatkan Asupan Lemak Sehat

Mengkonsumsi banyak lemak sehat dapat meningkatkan tingkat keton anda dan membantu mencapai ketosis. Seperti diet ketogenic yang tidak hanya membatasi asupan karbohidrat, namun juga merupakan diet yang tinggi akan lemak. Diet ketogenic yang ditujukan untuk menurunkan berat badan, kesehatan metabolisme dan kinerja olahraga biasanya menyediakan kalori antara 60-80% dari lemak.
Sumber lemak yang sehat bisa anda dapatkan dari minyak zaitun, minyak alpukat, minyak kelapa, dan mentega. Namun, jika tujuan anda adalah untuk menurunkan berat badan, pastikan anda untuk tidak mengkonsumsi terlalu banyak kalori dalam total, yang justru dapat menghambat proses dan usaha anda tersebut.

Menjaga Asupan Protein

Untuk mencapai ketosis, anda memerlukan asupan protein yang memadai namun tidak berlebih. Diet ketogenic klasik ini juga biasa digunakan untuk penderita epilepsi yang membatasi asupan karbohidrat dan protein untuk memaksimalkan tingkat keton. Selain itu, juga sangat bermanfaat untuk para penderita penyakit kanker, dimana bisa membatasi pertumbuhan tumor. Namun, bagi kebanyakan orang, memotong asupan protein demi meningkatkan produksi keton merupakan cara yang tidak sehat.
Pertama, sangat penting untuk mengkonsumsi cukup protein untuk memasok hati dengan asam amino yang dapat digunakan untuk glukoneogenesis, yaitu proses dalam membuat glukosa yang baru. Dalam proses ini, hati anda menyediakan glukosa untuk beberapa sel dan organ dalam tubuh yang tidak bisa menggunakan keton sebagai bahan bakar, seperti sel-sel darah merah dan bagian-bagian dari ginjal dan otak.
Kedua, asupan protein harus cukup tinggi untuk mempertahankan massa otot ketika anda membatasi asupan karbohidrat, terutama selama proses menurunkan berat badan. Meskipun pada saat menurunkan berat badan dapat mengakibatkan hilangnya otot dan lemak, mengkonsumsi sejumlah protein yang cukup pada diet ketogenic rendah karbohidrat dapat membantu mempertahankan massa otot. 

No comments:

Post a Comment