Friday, January 27, 2017

6 Tanda Kemungkinan Anda Terkena Pembekuan Darah

6 Tanda Kemungkinan Anda Terkena Pembekuan Darah
Sering kali, pembekuan darah bisa menyelamatkan anda. Misalnya ketika anda mengalami cedera atau terluka, diperlukan darah yang menggumpal dan berkumpul di satu area untuk menghentikan pendarahan. Namun terkadang pembekuan bisa terjadi ketika tubuh anda sama sekali tidak memerlukannya, yang malah justru akan memberikan masalah bagi anda.
Menurut Luis Navarro, MD, seorang pendiri The Vein Treatment Center di kota New York mengatakan bahwa ketika gumpalan darah terbentuk di sistem terdalam tubuh anda, maka akan sangat menyakitkan dan sangat berbahaya. Pembekuan semacam ini disebut sebagai Deep Vein Thrombosis, atau disingkat DVT. Situasi tersebut menyebabkan kemacetan dalam sirkulasi darah anda dan mencegah darah mengalir dimana diperlukan untuk membuat sistem anda berjalan secara normal.
Hal yang lebih membahayakan ketika DVT melepaskan diri dari tempatnya dan kemudian berjalan ke paru-paru anda, dimana menyebabkan emboli paru (PE – Pulmonary Embolism), yaitu pembekuan yang mencegah organ-organ vital untuk mendapatkan oksigen dan darah yang mereka butuhkan. Hal ini bisa merusak paru-paru dan organ-organ lainnya, dan bahkan bisa berakibat fatal.
Banyak orang yang lebih rentan terkena DVT, sehingga sangat penting untuk mengetahui tanda-tandanya agar anda bisa bertindak cepat dengan memberikan pengobatan.

Terjadi Pembengkakan

Salah satu kaki atau lengan yang membengkak merupakan salah satu tanda paling umum terkena DVT. Navarro mengatakan, pembekuan darah dapat menghambat aliran darah yang sehat ke kaki, sehingga darah akan berkumpul di belakang darah yang membeku tersebut dan menyebabkan pembengkakan.

Sakit di Area Kaki dan Lengan

Biasanya, rasa sakit dari DVT datang bersamaan dengan gejala lainnya seperti bengkak atau kemerahan. Namun sayangnya, rasa sakit akibat pembekuan darah kadang bisa disalah artikan sebagai kram otot, sehingga akhirnya tidak terdiagnosa dan menjadi lebih membahayakan. Nyeri DVT cenderung menyerang ketika anda berjalan atau melenturkan kaki anda.

Garis-garis Merah di Kaki

Pada dasarnya memar merupakan tipe gumpalan darah yang sama sekali tidak perlu anda khawatirkan. Namun berbeda dengan DVT, dimana menyebabkan garis-garis merah sepanjang pembuluh darah anda, dan membuat lengan atau kaki anda terasa hangat saat disentuh.

Sakit Dada

Selain serangan jantung, rasa sakit di bagian dada bisa disebabkan oleh PE. Menurut Navarro, baik PE ataupun serangan jantung ternyata memiliki gejala yang sama. Namun, rasa sakit dari PE cenderung sangat tajam dan menusuk, dan rasa sakitnya akan tambah parah ketika anda mengambil nafas dalam-dalam.
Bedanya, rasa sakit akibat serangan jantung bisa memancar di area atas tubuh seperti bahu, rahang dan leher. Berbeda dengan PE, rasa sakit akan bertambah seiring dengan nafas yang anda ambil. Jika itu terjadi, anda memerlukan bantuan secepatnya dan periksakan diri anda ke dokter.

Sesak Nafas atau Detak Jantung yang Tinggi

Pembekuan darah di paru-paru anda akan memperlambat aliran oksigen anda. ketiga oksigen rendah, detak jantung anda akan tinggi untuk mengisi kekurangan tersebut. Anda mungkin akan merasa lemas atau bahkan pingsan. Dapatkan bantuan dengan segera, terutama ketika gejala tersebut datang secara tiba-tiba.

Batuk-batuk


Jika batuk-batuk anda disertai dengan sesak nafas, tingginya detak jantung, atau rasa sakit di dada, bisa berarti anda terkena PE. Batuk-batuk akibat PE bisa batuk kering, berlendir, atau bahkan berdarah. 

No comments:

Post a Comment